Pendakian ke Kawah Ratu melalui Pasir Reungit

Pendakian ke Kawah Ratu melalui Pasir Reungit adalah salah satu jalur pendakian yang populer di Gunung Salak, Jawa Barat. Jalur ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan menantang, dengan kombinasi hutan tropis yang lebat dan hamparan pasir yang luas. Kawah Ratu adalah salah satu daya tarik utama dari Gunung Salak, sebuah gunung berapi aktif yang terletak di Jawa Barat, Indonesia.

Titik Awal Pendakian

Pendakian dimulai dari Pasir Reungit ini merupakan titik awal umum orang Jakarta untuk pendakian ke Gunung Salak.  

Setelah melewati Pasir Reungit, jalur pendakian akan terus menanjak menuju Kawah Ratu. Kawah Ratu adalah kawah vulkanik aktif yang mengeluarkan uap belerang. Pemandangan di sekitar Kawah Ratu sangat indah, tetapi pendaki harus berhati-hati dengan uap belerang yang bisa berbahaya

Kawah Ratu terbentuk dari aktivitas vulkanik Gunung Salak. Kawah ini adalah hasil dari letusan gunung yang terjadi ribuan tahun lalu. Kawah ini masih menunjukkan aktivitas vulkanik, ditandai dengan keluarnya uap panas dan belerang.

Kawah Ratu memiliki bentuk seperti mangkuk besar, dengan kedalaman kawah yang cukup signifikan. Area di sekitar kawah seringkali dipenuhi dengan uap belerang, yang menciptakan pemandangan yang dramatis. 

Kawah ratu sendiri terbagi menjadi 3 bagian, yaitu Kawah Ratu (1920), Kawah Ratu (muda), dan Kawah Ratu (tua).

Menuju Kawah Ratu

Dari sini, pendaki akan memasuki kawasan hutan tropis yang rimbun. melewati jalan bebatuan yang sudah di susun oleh penduduk sekitar. tetapi setelah melewati sekitar 1km kita akan melewati jalan bebatuan alami. disarankan untuk teman-teman menggunakan sepatu gunung yang bagus ya, kemungkinan sepatu jebol atau rusak besar sekali jika tidak menggunakan sepatu yang bagus.

Berapa pos pendakian di kawah ratu? Karena kita melewati jalur pasir reungit maka kita hanya akan melewati 3 pos pemberhentian. Perjalanan melewati     jalur ini biasayan memakan waktu sekitar 3 jam perjalanan. 

Jalur Bumi Perkemahan Gunung Bunder membutuhkan waktu pendakian sekitar 3-4 jam. Jalur ini menawarkan pemandangan yang indah, tetapi medannya cukup menantang.Untuk jumlah pasti pos di jalur ini, saya belum menemukan informasi yang spesifik, namun jalur ini adalah jalur yang umum digunakan para pendaki.

Jalur Bumi Perkemahan Cengkuang (Cidahu. Jalur ini memiliki waktu tempuh yang paling lama, sekitar 4-5 jam. Jalur ini terletak di wilayah Sukabumi. Untuk jumlah pasti pos di jalur ini, saya belum menemukan informasi yang spesifik, namun jalur ini adalah jalur yang umum digunakan para pendaki.



Komentar